Postingan

Ulasan Film "1 Kakak 7 Ponakan" (2024)

Gambar
Drama keluarga menengah di Jakarta.  Nonton film ini langsung di bioskop berasa lamaaaaa banget kayak 4 jam lebih saking lambatnya tempo dan durasinya yang 2 jam lebih. Huh sangat membosankan! Saya bingung cerita film ini mau dibawa ke mana, sampai filmnya berakhir kok gak ada perubahan yang berarti dari sang karakter utama Moko. Film ini hanya memberikan berbagai macam ujian ke Moko tanpa ada perkembangan karakter. Emosinya itu loh yang kurang beragam, hanya bisa pasrah dan menerima aja gitu. Malah kebanyakan datarnya juga, kayak bukan manusia pada umumnya. Maurin juga sama aja kayak Moko sebelas dua belas sifat baiknya, ngga nyata banget ini karakter. Di sisi lain, saya pikir semua omongan Mas Eka di pantai itu ada benarnya semua deh, sangat realistis dan mendasar. Jika ingin dibandingkan dengan karakter lain di film ini yang bisa dibilang naif dan hipokrit. Menurut saya Mas Eka adalah satu-satunya orang yang beneran MIKIR dan SADAR bahwa kondisi di rumah itu gak sehat, cuma yaa ...

Ulasan Film "Mencuri Raden Saleh" (2022)

Gambar
Saya turut bergembira dan mengapresiasi penuh kehadiran film Mencuri Raden Saleh.  Untuk ukuran film lokal ini sudah bagus. Mereka berani mengambil resiko dengan mencoba genre baru yang tidak biasa di mari. Film ini memberi warna baru dalam sinema Indonesia dengan merambah ke genre crime heist, yaa walaupun penanganannya sendiri masih kayak Hollywood ala-ala, tapi ini udah suatu kemajuan yang berarti. Film ini menggunakan formula klasik untuk mengatasi konflik yang terjadi dengan menyajikan plot twist berlapis yang tak berkesudahan. Kalau mau dicari kurangnya sih pasti ada aja. Tapi di sini saya hanya ingin memberikan aplaus kepada film ini yang mampu menghadirkan karakter yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Segala tindak tanduk mereka di sepanjang film itu sangat natural. Adegan yang di terowongan itu, wah sangat ikonik. Paniknya terasa sampai ikut deg-degan coy. Film ini terasa dibuat dengan sepenuh hati dan hati-hati dalam menata kepingan twist agar memberikan kejutan yang ...

Ulasan Indiana Jones and The Dial of Destiny (2023)

Gambar
Indiana Jones and The Dial of Destiny menyandang status sebagai film Indiana Jones terpanjang, diketahui film ini berdurasi 2 jam 35 menit, yang mana itu sudah lebih dari cukup untuk memberikan persembahan terakhir dari kisah petualangan Indy. Angsuran kelima ini tidak lagi disutradarai oleh Steven Spielberg melainkan James Mangold. Kesan pertama yang bisa saya katakan adalah ini lebih baik dari Crystal Skull. Harrison Ford yang sudah berusia 80 tahun lebih benar-benar berhasil menghidupkan kembali Indy untuk yang terakhir kalinya. Tapi Indy yang sekarang bukan lagi Indy yang cekatan seperti di empat film sebelumnya. Indy terlihat sudah lelah dengan dunia, dia sudah melalui banyak makan asam garam kehidupan, tahun-tahun yang penuh gejolak, dan menanggungnya sendirian di apartemen sederhana disertai dengan berbagai rasa sakit dan nyeri punggung. Kehidupan sebagai seorang suami dan ayah tidak banyak berhasil memberikan kebahagiaan untuknya. Mungkin ini pilihan yang masuk akal bagi James ...