Ulasan Film "Mencuri Raden Saleh" (2022)

Saya turut bergembira dan mengapresiasi penuh kehadiran film Mencuri Raden Saleh. 



Untuk ukuran film lokal ini sudah bagus. Mereka berani mengambil resiko dengan mencoba genre baru yang tidak biasa di mari. Film ini memberi warna baru dalam sinema Indonesia dengan merambah ke genre crime heist, yaa walaupun penanganannya sendiri masih kayak Hollywood ala-ala, tapi ini udah suatu kemajuan yang berarti. Film ini menggunakan formula klasik untuk mengatasi konflik yang terjadi dengan menyajikan plot twist berlapis yang tak berkesudahan.

Kalau mau dicari kurangnya sih pasti ada aja. Tapi di sini saya hanya ingin memberikan aplaus kepada film ini yang mampu menghadirkan karakter yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Segala tindak tanduk mereka di sepanjang film itu sangat natural. Adegan yang di terowongan itu, wah sangat ikonik. Paniknya terasa sampai ikut deg-degan coy. Film ini terasa dibuat dengan sepenuh hati dan hati-hati dalam menata kepingan twist agar memberikan kejutan yang mantap.

Di sisi lain, saya selalu suka penempatan iklan yang sangat halus dalam sebuah film, nah untuk kali ini film berhasil memberikan kesan itu. Biasanya kalau ada merek gitu pasti disensor, tapi ini malah ditempatkan dalam alur cerita dan ini bagus banget untuk menunjang unsur realistis dalam sebuah film. Tidak mengganggu sama sekali. Tidak seperti iklan di tengah sinetron tv. Justru ini menjadi nilai tambah dalam filmnya. Ini menurut opini saya.




Yaa secara keseluruhan, Mencuri Raden Saleh adalah film crime heist dengan nuansa lokal yang memikat dengan drama dan komposisi pemerannya tampil menawan. Oh iya, film ini juga berusaha memberikan nilai tambah dengan menyisipkan makna filosofi lukisan Raden Saleh yang berjudul Penangkapan Pangeran Diponegoro. Film ini seakan menunjukkan semangat pemberontakan dan perlawanan kepada pihak yang punya kuasa lebih. Selain itu, film ini juga menumbuhkan rasa optimisme saya untuk terus percaya bahwa film lokal bisa bertumbuh ke arah yang lebih baik ke depannya. 👏



IMDb: 7,3/10
RT Score: --
Letterboxd: 3,6/5
Ulasanzul: 4/5




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ulasan Film Avatar: Fire and Ash (2025)

Ulasan Film "Batman Returns" (1992)

Ulasan Film "Batman & Robin" (1997)