Ulasan Film "1 Kakak 7 Ponakan" (2024)
Drama keluarga menengah di Jakarta.
Nonton film ini langsung di bioskop berasa lamaaaaa banget kayak 4 jam lebih saking lambatnya tempo dan durasinya yang 2 jam lebih. Huh sangat membosankan! Saya bingung cerita film ini mau dibawa ke mana, sampai filmnya berakhir kok gak ada perubahan yang berarti dari sang karakter utama Moko. Film ini hanya memberikan berbagai macam ujian ke Moko tanpa ada perkembangan karakter. Emosinya itu loh yang kurang beragam, hanya bisa pasrah dan menerima aja gitu. Malah kebanyakan datarnya juga, kayak bukan manusia pada umumnya. Maurin juga sama aja kayak Moko sebelas dua belas sifat baiknya, ngga nyata banget ini karakter.
Di sisi lain, saya pikir semua omongan Mas Eka di pantai itu ada benarnya semua deh, sangat realistis dan mendasar. Jika ingin dibandingkan dengan karakter lain di film ini yang bisa dibilang naif dan hipokrit. Menurut saya Mas Eka adalah satu-satunya orang yang beneran MIKIR dan SADAR bahwa kondisi di rumah itu gak sehat, cuma yaa gara-gara dia bikin kasus aja jadi karakternya dibenci. Padahal memang benar kok gak ada makan siang gratis, jadi semua orang harus berkontribusi dalam menjalankan tugas rumah. Kerja merupakan salah satu dukungan untuk bisa membantu perekonomian keluarga agar sama-sama berbagi beban dan saling memahami peran. Gak hanya bertumpu di Moko seorang. Tapi untuk Ano jangan nguli juga, mungkin bisa cari kerjaan yang lebih ringan.
Selain itu ada satu karakter di film ini yang bikin saya gregetan yaitu Ais karena dia adalah sebenar-benarnya beban yang gak ada sangkut pautnya sama keluarga Moko. Hanya karena bapaknya pernah jadi guru piano bukan berarti Moko harus bisa menampung dia. Gak dijelasin juga seberapa dalam hubungan bapaknya dengan Moko. Jadinya weh rada aneh statusnya, Moko seharusnya bisa egois sih sekali-kali biar gak dimanfaatin terus. Udah gitu saya kesal banget sama adegan piano pop es yang sangat mengerikan itu, gak ada bagus-bagusnya dah asli. Ehhhh malahan sama Moko di akhir segala dibawa balik lagi tuh anak ke rumahnya. Haduhh.. Ampas benerrrr
IMDb: 8,1/10
RT Score: --
Letterboxd: 3,8/5
Ulasanzul: 1/5



Komentar
Posting Komentar
Silahkan komentar, bebas asal sopan dan relevan.