Ulasan Back to the Future Part III (1990)
Your future is whatever you make it.
Back to the Future Part 3 menjadi penutup trilogi film time travel yang fenomenal. Dengan kesadaran penuh sutradara dan penulis menambahkan elemen baru dari sebuah film time travel fiksi ilmiah ini dengan genre western koboi dengan segala ciri khasnya, bagi saya ini adalah langkah yang berani. Ini semacam menggabungkan dua hal yang kalo dipikir-pikir berseberangan tapi tetap bisa menyatu dengan baik sehingga memberikan kombinasi genre yang luar biasa hebat.
Setelah mendapatkan surat berumur satu abad dari western union, Marty harus pergi ke tahun 1885 yang mana era koboi masih berjaya. Ia harus menyelamatkan Doc dari kematian di tangan Mad Dog Buford Tannen. Kali ini memang porsi karakter Doc sama besarnya dengan Marty karena dia memiliki kisahnya sendiri di waktu tersebut. Ada sepotong kisah romansa juga yang akan dilalui Doc, membuatnya jadi lebih manusiawi. Ada juga beberapa kerumitan absurd yang menjadikan unsur sains di film ini cukup memutar otak.
Dengan gaya filmnya yang berbeda, kesannya pun terasa berbeda. Ada proses pendewasaan yang mulus dan dieksekusi dengan sangat apik. Hubungan persahabatan antara Marty dan Doc, semakin menawan dan interaksi mereka selalu menyenangkan untuk ditonton. Koneksi mereka tetap menjadi kekuatan utama dari film ini. Selain itu kostum dan set latar belakang juga dibuat dengan baik dan menambah suasana film koboi yang eksotis. Satu hal yang bikin merinding di film adalah adanya adegan kereta ngebut untuk dapat mencapai kecepatan 88 mph yang menuju jembatan buntu. Wow! Siapa sangka, sebuah ide yang brilian tapi juga sangat keren dan inovatif. Benar-benar berpikir secara empat dimensi.
Secara keseluruhan, Back to the Future Part 3 adalah film yang menghibur dan menawarkan akhir yang memuaskan untuk trilogi perjalanan waktu yang legendaris ini. Sebagai penggemarnya, saya sangat antusias untuk melihat bagaimana cerita ini akan selesai dan ternyata sama sekali tidak mengecewakan. Banyaknya terobosan yang dihadirkan membuat film ini menjadi lebih menarik. Part 3 adalah penutup yang solid untuk sebuah trilogi yang hebat. Kisahnya saling melengkapi dan mengikat dalam satu kesatuan. Walaupun bisa dibilang tidak sepenuhnya memenuhi standar tinggi pendahulunya, film ini tetap asik dan memberikan akhir cerita yang sangat memuaskan.
IMDb: 7,5/10
RT Score: 🍅79%/🍿78%
MetaScore: 55/100
Letterboxd: 3,6/5
Ulasanzul: 4/5


Komentar
Posting Komentar
Silahkan komentar, bebas asal sopan dan relevan.