Ulasan John Wick Chapter 4 (2023)
"What a beautiful sunrise."
John Wick Chapter 4 adalah film yang fantastis. Durasinya yang cukup panjang berhasil dimaksimalkan dengan baik. Skala aksi dan pertarungan meningkat tajam serta memiliki energi yang lebih tinggi dari pendahulunya. Dengan harga kepalanya yang terus meningkat, John Wick harus menemukan jalan untuk menghancurkan hukuman tersebut. John Wick rela pergi mengitari bumi untuk memburu orang-orang yang telah berbuat salah padanya. Hal ini semata-mata hanya untuk menunjukkan tekad yang tak ada habisnya dari Sang Baba Yaga.
Angsuran keempat dari dunia John Wick ini dibuka dengan John Wick yang sudah mulai pulih dari luka dengan bantuan Bowery King dan bersiap untuk membalas perbuatan para petinggi The High Table. Perjuangannya kali ini membawa John Wick untuk bisa terbebas dari masalah yang selalu mengikutinya. Namun sebelum ia dapat memperoleh kebebasannya, John Wick harus berhadapan dengan musuh-musuh baru dengan aliansi yang kuat di seluruh dunia yang mengincarnya dan kekuatan tersebut memaksa teman lama berubah menjadi musuh. Teman yang dimaksud adalah Caine yang diperankan oleh Donnie Yen. Saya suka pengenalan karakternya, walaupun buta tapi tetap ahli dalam menjalankan misi di dunia hitam dengan menggunakan beragam teknik bela diri. Hal ini memberikan keseruan yang lebih mantap.
Jika di Chapter 3 ia harus bertahan hidup dari kejaran para pembunuh bayaran sembari mempersiapkan diri untuk perang, maka di film ini John Wick diberikan kesempatan untuk membalas perbuatan salah seorang anggota The High Table, yaitu Marquis yang sangat terobsesi dengan John Wick. Cara licik dilakukannya untuk memancing John Wick keluar dari persembunyian. Mulai dari menekan sisi rapuhnya hingga mengadu domba dengan teman lamanya. Film ini tidak hanya memanjakan mata dari variasi aksi yang memukau, tapi juga berperan penting dalam memperluas pengetahuan dan latar dunia John Wick, sehingga memberikan pengalaman menonton film yang mendalam.
Banyak adegan unik yang ditampilkan dengan pengambilan sudut pandang yang tidak biasa. Salah satu adegan aksi yang paling seru dan menegangkan terjadi di tangga curam menuju gereja, tempat John Wick harus berjibaku melawan para pembunuh dari berbagai sisi saat ia menaikinya. Adegan ini bisa dibilang sangat greget sekali, saat John Wick hampir mencapai puncak tangga tapi harus terjatuh lagi dan lagi, John Wick harus berlomba melawan waktu untuk duel saat fajar tiba. Banyaknya anak tangga yang harus dilalui John Wick untuk mencapai puncak adalah bukti dedikasi dan komitmennya yang teguh terhadap tujuan utamanya yaitu kebebasan sejati.
Secara keseluruhan, menonton John Wick Chapter 4 terasa sangat melelahkan, dalam artian positif. Jadi seakan-akan saya merasa kelelahan juga layaknya John Wick yang sudah sempoyongan dihajar terus menerus hingga akhir, tapi saya tetap puas banget melihat aksi yang tak berkesudahan. Ketegangan yang disajikan terasa sangat prima. Film ini sukses menuntaskan seluruh konflik yang sudah terbangun sejak film pertamanya. Terjadinya duel klimaks di penghujung film merupakan simbolis dari berakhirnya kekerasan dan penderitaan tanpa akhir yang dialami John Wick. Semua itu rela dilakukannya hanya untuk meraih ketenangan diri. John Wick pada akhirnya mendapatkan kedamaian yang diinginkan sejak lama. Walaupun dengan waktu yang lama dan melelahkan nampaknya.
"Such is life."
IMDb: 7,6
RT Score: 🍅94%/🍿93%
MetaScore: 78/100
Letterboxd: 3,9/5
Ulasanzul: 4,5/5






Komentar
Posting Komentar
Silahkan komentar, bebas asal sopan dan relevan.